Warning...!!! Isi di blog ini bisa menyebakan Serangan pada Jantung anda sehingga detak jantung anda berdegup keras, Sesak Nafas menahan Birahi serta kaku dan Kejang-kejang di bagian Otot Sensistif anda. siapkanlah selalu seperti tisyu dan handuk di dekat anda.

Prolog

Konjungi Forum JC3 : lebih lengkap dan lebih update

http://www.jc-three.com


cewek bugil, koleksi gambar bugil, Video Bokep 3GP, Video Bugil, Foto Bugil,Video 3gp ngentot dan video 3gp sekandal anak SMA, sekandal Anak SMP, ngentot di kebon ngentot di sungai, sekandal karyawan, pengusaha,
pasangan muda muda, suami istri, rekaman video pribadi, ngentot di kantor, video bokep 3gp spesialnya adalah Video 3gp Ngentot anak sekolah.Girl Naked, Naked image collection, Video Blue Film 3GP, Video Naked, Foto Naked, Video 3gp Make Love video 3gp sekandal and high school children, junior sekandal Children, Make Love in Make Love in the river bed, sekandal employees, businessmen, young couples young couple, personal video recording, in the office Make Love, Blue Film 3gp video is spesialnya Video 3gp school girl Make Love.

Kamis, 13 Agustus 2009

Pemerkosa abg


Hari sudah mulai sore . Suara canda dan tawa khas ABG , sambil berjalan menuju pintu gerbang sekolah . Ada yang di jemput oleh orang tua mereka , ada yang membawa mobil pribadi dan ada juga yang naik kendaraan umum. Mereka baru selesai latihan paduan suara .

Aku sangat hafal dengan , aktifitas anak anak SMU ini . Karena Aku sudah sebulan ini di sekolah ini sebagai tukang banguan . UsiaKu sudak tak muda lagi , 45 tahun ,

Aku telah bercerai dengan istriKu , setelah dia ngamuk karena Aku memperkosa adiknya. Adiknya yang berusia 18 tahun , Aku perkosa hingga pingsan dan masuk rumah sakit . Lalu Aku di cari cari polisi , tapi aku sempat kabur ke Jakarta .

Di Jakarta , Aku bekerja sebagai germo di kalijodoh , dan juga menjual ganja . Sempat Aku hidup senang selama 4 bulan , tapi Akhirnya aku di gerebek polisi , Aku kabur , tapi satu anak buahKu di tembak mati polisi . Kini , untuk sementara , dan sembunyi aku bekerja sebagai tukang bangunan di SMU ini . Aku di bayar murah , tapi Aku boleh tinggal di gudang sekolah ini.

Aku bersama satu anak buahKu . Gito Tatto namanya , dia berasal dari daearah yang sama sepertiKu . Dia residivis kambuhan , sering keluar masuk penjara . Tapi setelah kenal Aku dia lebih banyak bersamaKu .

Di SMU ini , ada seorang gadis cantik , putih kulitnya , dan matanya sipit . Namanya Adinda. Postur tubuhnya kecil , rambutnya hitam , panjang sebahu . Sehari hari , Aku selalu memperhatikannya , terutama sebagian betis dan pahanya .

Dia selalu memakai rok abu abu yang mini . Aku selalu memperhatikan anak ini . Dan dia tampaknya sudah punya pacar . Aku pernah melihatnya berciuman , dekat WC sekolahnya . Aku benar benar bergairah melihatnya.

Setiap hari , Aku selalu mencari informasi mengenai gadis ini . Dari informasi yang kudapat , dia kelas 2 SMU , dan baru saja merayakan ultahnya yang ke 16 tahun , bersama teman teman . Dia jarang sekali di jemput ortunya . Pulang pergi sekolah dia biasa nebeng temannya , ataupun naik kendaraan umum .

Aku sampai , pernah memanjat atap dan membuka genting untuk mengintip dia lagi dalam WC . Saat dia ingin pipis , Aku melihat , dia mengangkat roknya , dan celana dalamnya yang pink terlihat jelas . Aku meraba raba penisKu sendiri , yang langsung ngaceng melihatnya. Ketika dia membuka celana dalamnya sebatas lutut , lalu jongkok .

Aku sempat melihat vaginanya , dengan sedikit bulu bulu halus di bukitnya . Tak cukup jelas , karena aku melihatnya dari atas . Tapi , aku jadi sangat nafsu sekali . setelah itu Aku makin tak bisa menahan diri .

Lalu Aku menyusun rencara . Aku mengajak , Gito . Aku menantikan saat saat , mereka habis latihan paduan suara . Dimana hari sudah larut .

Ketika Adinda , hendak masuk ke mobil temannya , sore itu , Aku mencegatnya , “ dik , Pak Bondan , mencari kamu , kamu di suruh ke ruang aula “ kata Ku.

“ aduh , si bandot itu kenapa sih , kasih gua tugas gak abis abis , udah eloe jalan ajah deh , entar gua pulang sendiri aja “ kata Adinda , lalu turun dari mobil .

Dia bergegas ke ruang aula , aku mengikutinya dari belakang . Karena pintu depan telah di kunci , Adinda harus jalan lewat samping , untuk tiba di aula itu . Ketika melewati gudang yang ada di samping sekolah itu , tiba tiba Gito , mendorongnya masuk ke gudang itu .

Suara guntur , bergerumuh , dan hujan mulai turun . Dan seorang gadis SMU , Terlentang di atas meja dengan tangan terikat pada kaki meja , dan kakinya menjulur kebawa . Mulutnya Aku sumpal pakai kain kain bekas .

Dia meronta , kakinya menendang nendang , dan roknya tersingkap , wah celana dalamnya yang putih pun terlihat , membuat peniskuKu langsung ngaceng. Aku memainkan pisauKu . Dia tampak ketakutan sekali , tiba tiba , celana dalamnya basah , dan nampak cairan kuning membasahi celananya . Dia ketakutan sampai terkencing kencing .

Aku meninggalkannya sebentar , untuk Setelah memastikan , semua orang sudah pulang , Dan Aku mengembok pintu gerbang sekolah , Lalu Aku kembali ke gudang , bersama Gito .

Aku melihatnya , air matanya berlinang . Dia sepertinya memohon padaKu untuk melepaskannya . Dan sesekali meronta , namun sia sia Aku mengikatnya kuat pada kaki meja .

“ Bang Togar , kapan mau mulai , koq cuma di lihatin saja , Gua dula deh yang e-n-t-o-t-i-n dia …” kata Gito . “ Gito , macam man Kau ini , Gua sedang menikmati wajahnya yang mengiba , minta di e-n-t-o-t , guoblok …” kataKu sambil tertawa . Lalu mendekati gadis malang itu .

“ Gito , Kau tunggu saja dulu , Aku dulu baru kau …” kataKu lagi . “ OK deh bosss…” jawab Gito .

Aku mulai mengelus elus pahanya , tapi dia meronta . “ Plak ..” Aku menampar pipinya ,” diam loe jangan meronta , Aku bunuh baru tau loe …” . Aku kembali mengelus elus pahanya yang mulus . Yang selama ini Aku impikan . Lalu aku membuka lebar pahanya .

Aku menatap , celana dalam putihnya yang basah oleh pipisnya tadi . Aku mendekatkan hidungKu pada noda kuning di celana dalamnya. Aku menciumi bau aroma air pipisnya , membuat penisKu makin keras , meronta dalam kolorKu minta di keluarkan . Kepala gadis itu berkerak ke kiri kekanan .

Lalu Aku menciumi pipinya , lembut sekali rasanya , juga lehernya , aku jilat, dan Aku membuat cupang . Dia tak berani meronta tampak pasrah Dia takut ancamanKu ”

Aku meraba dadanya , terasa dekat jantung berdegub keras . Lalu Aku meremas buah dada yang mulai tumbuh itu . Aku membuka bajunya , Aku tarik kuat sehingga kancingnya putus . BHnya aku naikkan keatas .

Dan sepasang buah dada yang kecil , dengan putingnya yang memerah kecil tampak jelas . Aku menjilat dan menyedotnya kuat kuat dan penuh nafsu . Terdengar erangan tertahan .

Auk menatap wajahnya yang pucat , melepas sumbat di mulutnya , aku mau mendengar rintihannya. “ Bang , ampun bang jangan bang…..” begitu katanya ketika sumbatnya Aku buka .

Namun “ plak…” Aku menamparnya . Belati ku aku mainkan di hadapan mukanya “baik , eleo boleh pilih , gua e-n-t-o-t atau gua bunuh ” .

Dia terisak , “ ampun jangan , jangan bunuh , bang… ampun saya mau..saya mau….” .

Aku tertawa ,” nah gitu , bagus…..” . Lalu aku meremas kembali tetenya yang kecil itu , Dia meringgis , dan mengigit bibirnya , aku menyedot nyedot putingnya . mengigit putingnya yang merangsang itu . Andinda mengerang “ Agh , Sakit……” katanya.

Puas memainkan tetenya , aku membuka rok abu abunya ,dan celana dalam . Aku melebarkan kakinya , dan menatap vaginanya yang kecil . Bulunya benar benar halus . Aku mebuka lebar vaginanya dangan jariku . terlihat , klitorisnya yang kecil dan lobangnya yang memerah dan tampaknya masih rapat .

Aku tersenyum , sial indah kali vagina nya kataku dalam hati . “ Hei , eloe pernah di e-n-t-o-t belum…” aku bertanya . Dia menanggis tak menjawab .

Aku lalu menjilat bibir vagina nya . Dia mengelijing , Aku terus menjilatinya . Lalu dengan jariKu , Aku memainkan lobang mvaginanya . Dia mengelijing , “ agh , tolong ampun “ katanya pelan , sambil terisak .

JariKu sedikit aku masukkan , dia menjerit pelan “ Aww , jangan ahh sakit…” . Wah mungkin dia benar benar perawan pikirKu . Lalu aku membuka celanaKu , dan penisku yang ngaceng itu , Aku arahkan ke lobang vaginanya . Dia menjerit “ ampun bang , jangan.. tolong bang….jangan….”

Dengan sekuat tenaga , Aku melesakkan penisKu ke dalam lobang vaginanya yang terasa sempit itu . Adinda menjerit histeris “ AHHHH. , sakit ampun….” . Aku membenamkan penislKu dalam vaginanya . Terasa hangat dan berdenyut denyut .

Kulihat badang Adinda mengejang , dan dia mengigit bibirnya , Kepalanya bergerak ke kiri dan kekanan . Aku perlahan menarik penisKu keluar , lalu Aku menekannya lagi , lalu mendiamkan sebentar , Kemudian Aku menarik keluar lagi sampai lepas . Aku mau melihat lobang vaginanya.Lobang vaginanya tampak membesar dan tampak ada darah yang mengalir keluar . “ yah inang , eloe benar benar perwan yah “ kataKu . Aku memasukan lagi penisku dalam lobang vaginanya . Sekali hentakan keras , amblas semua batang penisku masuk ke lobang vaginanya . Dan Adinda gadis SMU yang cantik itu , menjerit keras ,” ampunnn sakit” .

Wajahnya tampak pucat , desah nafasnya terdengar keras , Tubuhnya seperti lemas , Dengan memegang pinggangnya yang ramping , Aku menyodok nyodok lobang vaginanya .

Suara rintihan kesakitannya terdengar bagai musik yang indah buatKu .“ Shhhh , ahhh , sakit , asshh….” . Makin lama Aku makin mempercepat goyangKu. Badannya , juga mengeliat geliat , karena sodokan penisKu.

Raut mukanya meringis ringis menahan sakit dan pedih di vaginanya. “ Ahh, ohhh, sakit , ihhh…ash….” . Suaranya terdengar lemah , dan makin lemah tubuhnya juga tampak lemah , seprtinya dia kehabisan tenaga , menahan sakit.

Bosan menge-n-t-o-t-nya dengan posisi ini , Aku melepas ikatan tangannya . Lalu meletakannya di lantai , Lalu Aku menyuruhnya nungging . dan “ plak “ aku menamparnya lagi sebagai shock terapi , supaya dia tak meronta ataupun melawan . “ Ampun bang , jangan pukul .” Dia mengiba. “ Baik , jangan coba coba melawan yah …” bentakKu .

Lalu dia menungging , kepalanya menepel di lantai yang dingin , kakinya terbuka . Dengan posisi ini pantatnya terlihat menawan sekail . Vaginanya yang sudah memar , dan memerah itu , nampak indah sekali . Dari belakang , penisKu aku hentaKan dan langsung masuk ke dalam lobang vaginanya . Tubuhnya mengejang , dan kepalanya terangkat “ Awww, sakit , ampun…..” rintihnya .

Aku meng-e-n-t-o-t-nya dangan penuh nafsu . Tubuh Adinda mengeliat , Aku terus mempercepat entotanKu , dan Aku menghentak keras keras ,.Adinda tampak kelojotan “ Asss ampun sakit , perih asshhh…” Desahan dan rintihan yang memilukan itu membuatKu semakin nafsu meng-e-n-t-o-t-nya.

Beberepa menit kemudian , Aku pun sudah hampir keluar , Aku mengejam , penisku Aku tekan dalam dalam , “ AHHHH……” dan Aku keluar , dalam liang vaginanya. perlahan Aku mencabut penisKu . Adinda terjebab , terkulai di lantai menangis .

Dari liang vaginanya yang memar , Air maniKu merembes keluar , dan bercampur dengan darah perawannya .

Lalu kulihat Gito , gila dia sudah bugil , penisnya tegang sekali “ Wah , gila juga Abang ini yah , gede kali k-o-n-t-o-l kau , Gito …” KataKu . Gito tersenyum “ Bang gantian , Aku yah…” .

Dengan memakai kain bekas , Gito dengan kasar melap sisa spermaKu di vaginanya membuat Adinda kembali merintih “ Ammpun., jangan bang , ampun jangan ” .

“ sialan kau , sama Togar kau mau , masak sama aku tidak boleh “ maki Gito , mabil memukul vaginanya . “ ughh .. “ Adinda mengepalkan tangannya menahan sakit Lalu dengan jarinya , Gito menyodok nyodok vaginanya yang baru Aku perawanin , Tubuhnya mengejam , kesakitan . Aku menontonnya , sambil menghisap sebatang rokok keretek.

“ AHHHHH………” jerit gadis itu , Kulihat penis besar Gito , menancap di lobang vaginanya. Dan Gito seperti orang kesurupan meng-e-n-t-o-t Adinda dengan kasar , tubuh gadis SMU yang mungil itu sampai terguncang kuat .

Dia mendesah dan menangis “ Ahhhh sakit, ahh…..” . Gito terus saja meng-e-n-t-o-tnya . Aku memperhatikan dengan seksama . Makin lama rintihannya makin pelan…

Tak lama Gito menarik keluar penisnya , lalu membalikan tubuh gadis itu , sekarang Gito memintanya menungging . Lgi lagi rintihan memilukan keluar dari mulut gadis itu . perlahan Gito mulai mengoyang . Adinda merintih , “ Ahhh ,sakit jangan yang itu, ahh amapun sakit, jangan yang itu…” katanya lemah .

Aku penasaran dan Aku mendekat . “ Yah , inang , Gito gila juga kau ini , tega kali kau sodomi gadisKu ini…” Kata ku . “ Vaginanya gak enak bang , enakkan bo’olnya ….” Kata gito .

Sambil terus memompa lobang anusnya . Rintihan Adinda makin melemah . Tapi tubuhnya tetap tegang , menahan sakit , yang di berikan Gito.

Penisku sepertinya sudah , ngaceng lagi , Lalu Aku menghapiri nya , PenisKu yang ngaceng itu Aku masukan di mulutnya . Adinda sama sekali tak melawan , Dia sepertinya pasrah . Aku mengoyang penisKu dalam mulutnya , dan Gito turus asik meng-e-n-t-o-t anusnya . Sesekali Aku merasa tubuh Adinda mengejang menahan sakit.

Tak lama , Gito mengejam , dia ejalkulasi , dalam lobang anusnya. Aku melihat air mani Gito , banyak keluar menetes dari lobang anusnya yang membengkak .Dan Gito pun lunglai , dan terbaring di samping Adinda. Lalu Aku teruskan , Aku mengoyang penisku dalam mulut Adinda.

Setelah beberapa saat , Aku keluar dalam mulutnya . Matanya terpejam dan pasrah menerima spermaKu yang hangat dalam mulutnya. Aku pun terduduk lemas. Aku tertidur sesaat , Sampai Aku terbangun karena mendengar suara rintihan lemah .

Ketika Aku membuka mata , Aku melihat Gito tengah memperkosa Anus Adinda lagi , dalam posisi menungging .

Melihatnya Aku yang baru terjaga langsung penisKu ikut terjaga . Aku langsung menghampiri mereka . Dari bawah Aku meraba raba vaginanya .

Vaginanya yang berlendir , dari pejuKu dan peju Gito . Lalu jariKu aku masukan di lobang vaginanya . Aku mengorek ngorek lobang vaginanya.

Adinda merintih rintih , menahan sakit , suaranya terdengan parau , matanya memejam. Entah sudah berapa lama Gito meng-e-n-t-o-t nya , Aku tak peduli . Dan tak lama Gito pun keluar , Gito mengejam dan keluar dalam lobang anusnya lagi .

Aku masih terus menyolok nyolok lobang vaginanya , Penisku sudah semakin tegang , segera mengarahkan penisku ke lobang vaginanya .

Satu desahan pendek yang lemah terdengar “ Ahhwwww…….” Ketika batang penisKu masuk ke lobang vaginanya. Kembali Aku menikmati vaginanya . terus mengoyang tubuh imutnya itu . Raut muka Adinda telah lunglai , seperti hampir pingsan . Tidak ada suara yang keluar lagi dari mulutnya yang indah itu .

Tapi Aku tak peduli Aku terus melampiaskan nafsuKu , sampai akhirnya Aku keluar , menyemprot spermaku dalam lobang vaginanya . Lalu Aku cabut penisku , dan memandangi air pejuku keluar dari lobang vaginanya yang bengkak dan memerah itu .

Adinda tampak tak bergerak , hanya desah nafasnya yang terdengar . Aku masih memandangi vaginanya , sampai tetes spermaku yang terakhir .

Lalu Aku memegang vaginanya dan jariKu masuk kelobang vaginanya yang hangat , dan merasakan dinding vaginanya . yang terakhir kali .

Sekarang waktunya Aku untuk pergi . Aku mengenakan pakaianKu . dan Gito juga sudah siap . Sebelum pergi , Aku mengambil celana dalamnya , ada noda kuning , Aku sempat membaui aromanya , lalu Aku memasukan dalam saku celanaKu .

“ SISWI SMU DI PERKOSA DIGUDANG SEKOLAHNYA” begitu berita yang ku baca dari koran , dua hari kemudian . . . .
Aku masih terus mengingat Adinda, ABG SMU yang kuperkosa itu . Aku masih suka , menciumi celana dalamnya yang aka ambil dulu . Celana dalam yang ada noda pipisnya dulu telah kering kini , aromanya pun sudah pudar , Tapi bayang bayang gadis itu masih jelas , saat dia merintih kesakitan ketika Aku perkosa . Ingin rasanya mengulanginya lagi tapi itu tak mungkin .

Berapa banyakpun WTS yang Aku peke , tak satupun yang memberiku sensasi nikmat memperkosa ABG . Aku berkelana , dari Satu SMU ke SMU lain , mencoba mencari korban baru . Dan Aku menemukannya , satu Gadis SMU .

Angel benar-benar membuat hatiku tidak karuan, dengan rambut sebahu. Umurnya 15 tahun, dan wajahnya yang baby face membuatnya seperti tak berdosa. Aku mengikutinya ,ketika pulang sekolah . Rupanya Dia anak orang berduit , rumahnya cukup besar . Aku berusaha segala cara , dan Akhirnya Aku mendapat ide .

Dengan membuat KTP palsu , Aku datang kerumah itu . Dengan berpura pura kesusahan , Aku memohon belas kasih di terima bekerja di sana , “ Tolong nyonya , saya mau kerja apa saja , saya bisa nyopir , bisa menjadi tukang kebun ,.. apa saja…” kata saya memelas pada ibunya Angel.

Lalu ibunya dan Angel berbicara , memakai bahasa ***** , yang aku sedikit mengerti . Di daerah ku , banyak orang pribumi , yang bisa omong ***** , jadi jangan heran .

Sepertinya ibunya mau menerimaKu . dan Aku Aku boleh tidur di garasi . Aku mengucapakan terima kasih , lalu ibunya , membawaKu ke kamar sopir

Akhirnya Aku berhasil , rencana kesatu . Aku tinggal menyusun rencana ke dua.

Di rumah itu Aku jadi tukang kebun , Aku tak dipercayai untuk nyetir mobil . Dan Di larang untuk masuk ke dalam rumah . Jadi teritorialKu hanya kebun yang mengeliling rumah juga ruang garasi . Aku memperhatikan , kamar Angel yang terletak di belakang dengan jendela yang menghadap kebun .

Jendela itu tertutup tirai , tapi kalau siang tirai itu di buka . Disamping kamar Angel, ada kamar mandi , dan di atasnya ada lobang angin . Kalau memakai bangku Aku bisa mengintipnya pikirKu.

Siang itu pukul 1.15 menit , Angel pulang sekolah , Dengan seragam Abu Abunya dan roknya yang mini , membuatKu makin gila . Aku berpura pura , membersihkan kebun. “ selamat siang Non Angel, baru pulang…” tanyaKu sopan . Angel melihatKu “ Ya… “ jawabnya singkat dan sombong. Aku tersenyum sinis .

Aku memutar ke belakang , tirai jendela itu di tutupnya . Dengan mengunakan batang lidi , Aku memasukan ke celah di jendela , lalu aku membuka sedikit tirai itu . Angel tidak memperhatikannya . Dia melepas baju SMUnya , terlihat dia memakai Kaos dalam , bukan BH , sepertinya Tetenya terlalu kecil untuk memakai BH .

Lalu rok abu abunya . Terlihat celana dalamnya putih , tapi bermotif , Aku tak begitu jelas. Dia masuk ke kamar mandi . Serta merta Aku memanjat bangku yang telah Aku sediakan . Aku mengintipnya dari lobang angin .

Saat dia melepas kaos dalamnya , buah dadanya yang masih rata dengan putingnya yang kecil . Dan ketika Angel membuka celana dalamnya , terlihat jelas vaginanya yang masih botak . Benar benar bersih tanpa bulu . Wah , Dia kelas 1 SMU , umur 15 tahun , tapi bulunya belum tumbuh , wah makanan nikmat gumam Ku .

Lalu dia mandi , Aku melihatnya dengan gemetar . setelah itu dia memakai pakaian rumah . Seperti daster / baju tidur , agak pendek diatas lutut.

Aku memperhatikannya , dia berbaring di ranjangnya sambil membaca majalah . Dia sering berbolak balik badan sehingga dasternya tersingkap , Dan Aku dbisa melihat pahanya yang putih mulus , serta celana dalamnya yang berwarna biru muda . Aku memperhatikannya terus , penisku sudah ngaceng sekali , tak lama Angel sepertinya tertidur.

Aku lalu terpikir , Aku ke pintu belakang , Aku melihat tak ada pembantu , mungkin lagi di atas , Aku masuk ke kamar Angel. Ingin segera menerkamnya , tapi ini bukan waktu yang tepat , aku sebisa mungkin menahan birahiKu.

Mataku melihat sekeling , menemukan celana dalamnya yang bekas dipakainya tadi di tumpukan baju baju kotor . Akhirnya Aku mengambil celana dalamnya , lalu Aku cepat pergi keluar , dan kembali masuk kamarKu di garasi.

Aku mengeluarkan celana dalamnya , di selangkanan celana dalam itu Aku melihat sedikit noda , Aku menciumi aromanya , sambil Aku memegang sendiri penisKu yang ngaceng sekali itu . Aku membayangkan Angel. Wangi aroma vaginanya yang menenpel di celana dalamnya membawaKu ke orgesme ku , spermaKu menyembur keluar membasahi kasur.

Beberapa minggu kemudian , saatnya tiba .Dimana Kedua orang tuanya harus ke Medan . Dan aku mulai menjalankan rencanaku.

Malam harinya , Tubuhku kaku karena tegang, waktu aku buka jendela belakang rumahnya pakai linggis. Suara jendela yang terdongkel terdengar seperti letusan membuatku harus diam tidak bergerak selama setengah jam menunggu apakah ada penghuni rumah yang terbangun. Untung saja semuanya masih dalam keadaan sunyi senyap, dan aku memutuskan untuk masuk.

Pertama Kali Aku membereskan pembantunya . Mbok ijah yang separuh baya itu , tak bisa melawan , ketika Aku ikat tangannya . dan mulutnya Aku plakban.

Kemudian Aku berjalan sampai di depan kamar tidur Angel. Aku buka pintu dan masuk sambil menutupnya kembali. Kini. Aku berdiri di samping ranjang Angel , memilih langkah selanjutnya. Perlahan Penisku mulai menegang sampai akhirnya besar dan tegang sampai ngilu.
Mata Angel terbuka menatapku tidak bisa bernafas. Aku ada di sebelah ranjangnya mencekik lehernya, sementara tangan kiriku mengacungkan belati di depan wajahnya.

"Diem. Elo Jangan bergerak, jangan bersuara, atau elo mati." suaraKu Kedengarannya bengis dan kejam.

Angel tetap terlihat cantik. Umurnya lima belas tahun. Dia terbatuk-batuk.
"Kalau aku lepasin tanganku, lo jangan berisik atau gua potong leher lo." Aku tentu tidak bermaksud akan membunuh dia, tapi paling tidak itu berhasil bikin Angel ketakutan.

Selimut yang menutupi tubuh Angel sekarang sudah ada di lantai, dan aku bisa melihat jelas gadis yang berbaring pasrah di di depanku. Tubuh Angel langsing dan mungil, dan baju tidur yang dipakainya terangkat ke atas membuatku bisa melihat kakinya yang putih dan dan pahanya yang mulus. Celana dalam yang berwarna putih terlihat jelas .

Aku membalikan tubuh Angel, memintanya tengkurap . Aku membuka celana jeanku
Ereksiku sudah maksimal dan kolorku menyembul didorong oleh penisku yang besar

Lalu penisKu bersentuhan dengan pantat Angel yang mungil. Aku menindih Angel dan bergoyang-goyang membuat penisku bergesekan dengan pantat Angel yang masih memakai celana dalam . Angel terisak menangis pelan , karena takut .

Dan dengan tanganku yang bebas kuraba bagian dada Angel yang masih ditutup oleh dasternya. Buah dada Angel masih kecil, yang membuatku makin birahi. Mulutku bersentuhan dengan telinga Angel. "Lo benar-benar sempurna. Tetap diam jangan bergerak atau kamu aku bunuh “ .

Mata Angel terpejam seakan-akan telah tertidur kembali, sambil menatap bagian belakang tubuh Angel yang indah. Kakinya yang telanjang membuat nafasku berat, dan dasternya tidak bisa lagi menutupi pantatnya yang ditutupi celana dalam putih.

Aku buka kaki Angel tanpa perlawanan yang berarti, dan membenamkan wajahku,di selangkangan celana dalamnya . yang membuat Angel mengeluarkan erangan. “ ehhh , ah, jangan bang, Janggg…an..”

Aku menciumi aroma vaginanya , menikmati wangi vaginanya, yang terus mengerang ketakutan. Selanjutnya aku raba-raba vaginanya yang tertutup celana dalam dari belakang, meraba, dan akhirnya menusuk-nusuk dengan jariku.

Ini membuat erangan Angel makin keras “ Aww. Aggg ahh…” sehingga aku harus mengancamnya lagi dengan belatiku. Kemudian kulihat dia gemetar dan kelihatannya mulai menangis.

"Lo suka Angel ? Hei, lao suka tidak?" Angel hanya menangis. Aku terus meraba vaginanya, sampai aku tidak tahan lagi, dan langsung kutarik celana dalam Angel sampai lepas.
Aku Kembali menciumi vagina Angel . Dan aku mulai gila. Aku membuka lebar vaginanya yang kecil itu dengan jariku . Aku melihat klitorisnya yang merah . lobangnya yang kecil . Lalu Aku jilatin klitorisnya , tubuhnya mengelijing , dan bergetar . Dia terisak “ Bang jang, ashhh…bang….” . Aku menyedot nyedot lobang vaginanya .

Aku terus menjilati vaginanya , dan setelah cukup lama , Aku balikkan lagi badannya, karena aku tahu aku lebih mudah ngerjain Angel lewat depan. Angel berbaring telentang dengan tangan ke belakang, dan Kini vaginanya yang botak terlihat jelas. Ia menatap mataku, air matanya membuat pipi Ange lberkilat tertimpa cahaya lampu kamarnya.

Aku membuka kakinya lebih lebar, “ Angel, aku mau lihat kamu pipis “ kataKu . Angel berkata “ Saya tidak bisa bang , belum mau pipis …” . Aku membentaknya “ cepat pipis , atau kau ku bunuh…” . Angel , gadis ABG itu ketakutan . Dia segera mengeden berusaha mengeluarkan pipisnya .

Tak lama Air pipisnya keluar dari vaginanya . Aku suka sekali melihatnya . Setelah airnya habis , dengan celana dalamnya Aku melap vaginanya , lalu kembali Aku menjilati vaginanya yang berbau pesing itu . Ini membuatku tambah gila. “ ahhh, bang , jangan…ash……” .

Angeltidak meronta-ronta, tapi terus menangis tersedu-sedu, dan mengerang-erang, berusaha berkata sesuatu. "Lo masih perawan tidak Angel ? Masih? Masih apa tidak."

Angel terus menangis. Aku angkat dasternya ke atas lagi. Dan terlihat buah dada Angel agak rata, puting susu yang kecil.

Aku menjilati putting susunya sebentar , sementara penisku sepertinya sudah tak tahan lagi . Aku mengarahakan penisKu ke vaginanya . Angel mulai panik “ jangan bang , jangan saya tak mau….” . Aku membentaknya dan menemapar pipinya “ Diam ,mau kubunuh kau….”

Aku tekan penisku di belahan vaginanya yang masih mungil. Terasa basah karena liurKu. benar-benar super sempit. Angel mengelijing tubuhnya mengejang Dia menjerit kesakitan “ AHHHH…sakit…ampun….” . Kutarik lagi penisKu dan kumasukkan lagi perlahan, dan merasakan jepitan vagina Angel yang kuat dan hangat .

Aku gerakkan penisKu maju mundur beberapa kali dan mengarahkan penisKu yang tegang seperti tongkat kayu. Angel menjerit dan merintih kesakitan “ Ahh , ampun bang ampun ashh ahhh…” . Aku tak peduli .

Sesaat kemudia Aku menarik keluar penisKu . Aku melihat vaginanya berdarah . Aku senang sekali mendapat lagi ABG yang perawan.

Lalu Aku mendorong, penisKu lagi mesuk lobang vaginanya yang bengkak dan berdarah itu . Kembali Angel, menjerit kesakitan. “ Ampun ,sakit stop….” Jeritnya memilukan .

Aku lihat mata yang memohon dan meratap dengan air mata dan aku dorong penisKu masuk ke vagina mungil milik gadis berumur lima belas tahun itu dengan seluruh tenagaku.

Angel menjerit, “AWW, sakit perih ahhhh.”, membuatku makin semangat. Vaginanya sempit sekali seperti menggenggam erat penisKu.

Aku perkosa dia dengan kasar, seakan-akan aku ingin membuatnya mati dengan penisKu, berusaha membuat Angel menjerit serta aku menghentakan penisKu ke lobang vaginanya kuat kuat . Angel semakin histeris sekarang. Dia menjerit menahan sakit dan perih .

Keadaanku sudah 100 persen dikuasai birahi, dan sekarang aku memusatkan perhatian untuk menyakiti Angel, dan aku tidak punya lagi rasa kasihan buat Angel. Aku terus menghentak-hentak di atas tubuh Angel , “ Ahhh , perih bang ahhh….”

Dengan kecepatan yang brutal, dan tubuhnya yang mungil terbanting-banting karena gerakanku. Aku merasa aku seperti merobek vagina Angel dengan penisKu, dan membuatku makin terangsang, mendorongku bergerak makin brutal.

Aku kesetanan merasakan tubuh Angel yang membuatku birahi selama ini , aku meremas setiap bagian tubuh Angel, meremas tetenya, menjepit putingnya,.

Tubuh kecil Angel mengejang , menahan sakit , Dia mengigit bibirnya . Air matanya membasah pipi , semuanya membuatku tambah nafsu .

Wajah Angel memancarkan rasa panik dan takut, dan aku terus memperkosanya sekuat tenagaku, Dan Angel terus saja merintih . Tapi jeritannya mulai terdengan parau , tenaganya juga sudah mulai melemah ..

Seaat kemudian aku menarik penisKu keluar dan membalikannya . Aku merubah posis , Aku mau di nungging . Aku tarik kepalanya sampai menempel ke ranjang. Angel masih menangis dan gemetar. Dan pantatnya terangkat . Aku melihat vaginanya yang memerah dan bengkak .

Aku masukkan lagi penisKu ke vagina Angel . Dengan satu hentakan keras . Angel kembali menjerit jerit .

Aku pegangin pinggulnya sementara aku terus mendorong sekuat tenaga. Dengan pantat masih nungging ke atas aku tekan punggung Angeldengan tanganku sehingga kepala dan dada Angel makin terhimpit ke ranjang, dan aku terus memperkosa dia dengan gaya seperti ******.

Dan Angel sendiri sekarang mendengking-dengking seperti anak ****** yang ketakutan. “ auuu ehhh ihh perih , sudah ampun bang…. “.

Sekarang kutarik lagi rambutnya, membuat kepala Angel terangkat.Angel benar-benar cantik dan tak berdaya. Aku terus memperkosanyanya dengan keras dan tidak berirama, kadang brutal berhenti sedetik dan mulai lagi dengan keras, dan bergatian menekan punggungnya ke ranjang lalu menarik rambutnya hingga ia mendongak lagi, sampai aku merasakan tanda-tanda ejkulasi .

Suara erangan Angel makin pelan , tubuhnya sudah lemas , Dan Aku semakin dekat mencapai puncak kenikmatanKu . Aku menekan masuk seluruh batang penisKu , dan membenamkannya dalam vaginanya . aku menyemburkan spermaku ke rahim Angel yang menerimanya dengan pasrah ."Oh Angel, sayang, oh, oh..."
Angel tetap diam tidak bergerak, terengah-engah. Nafasku juga terputus-putus, dan bergidik sedikit ketika aku mengejang lagi dan menyemprotkan sisa spermaku ke rahim Angel . Aku tarik penisKu keluar. Dan menyaksikan sperma mengalir keluar dari lobang vaginanya yang memar . Dan kulihat roman muka Angel yang memilukan , air matanya keluar , dan dia terisak .

Aku rehat , sambil mengisap rokok kretek ke gemaranKu . Melihat keadanya , dengan tubuh telanjang , tengkurap , pantatnya sedikit terangkat membangkitkan birahiKu kembali .

Perlahan tapi pasti nafsuKu perlahan bangkit , Aku menghapirinya , Aku mengangkat kepalanya , “ Buka mulut , yang lebar ….” . Angel tak melawan , penisKu yang mengeras itu Aku masukkan ke dalam mulutnya .

Aku memegang kepalanya , lalu mengoyang , penisKu, keluar masuk mulutnya . Angel tersedak , Aku terus mendorong penisKu sampai tengorokanKu . Aku mengoyang cepat . Erangannya tertahan penisKu “ Uhhh…ashh……uff…” . Angel mengejam , Aku makin cepat mengoyang penisKu , setelah beberapa saat , Aku memuncratkan SpermaKu di mulutnya .

Aku melihat wajah imutnya , yang terkena spremaKu . Angel tampak lemah lunglai . Aku membiarkan Dia beberapa saat . Matanya tertutup rapat . Aku masih terus memperhatikan tubuhnya yang berbaring terlentang . Kakinya membuka , Dia merasa sakit di pangkal pahanya , kalau merapatkan kakinya .

Melihat posisinya yang diam , tak banyak bergerak , dan kaki yang terbuka , membuat birahiKu naik lagi . Aku kembali menghampiriKu . Aku mengelus pahanya . Angel tak bergerak , matanya tertutup . Aku mengangkat kedua kakinya , Lalu penisKu kembali Aku masukan kedalam vaginanya yang memerah itu .

Angel kembali menjerit payau suaranya “ Ahhhhkkkk,, …ahh….” . Aku terus meng-e-n-t-o-tnya , dalam posisi terlentang . Aku masih merasakan rapatnya vagina ABG ini . Terus aku meng e-n-t-o-tnya . Dan Angel, merintih perlahan “ Ahh…sakit….” . Aku terus memperkosanya , Angel sama sekali sudah kehabisan tenaga .

Aku mencabut , penisKu , dan menatap lobang vaginanya yang , merekah merah sekali . “ Angel, aku mau lihat kamu pipis lagi ….” . Angel diam , matanya terpejam

Ku tunggu beberapa saat Angel belum pipis juga . Aku pukul pantatnya keras keras , Angel menjerit parau “ gua mau eleo pipis , Angel“ bentakku.

Aku tunggu sesaat lagi , terlihat perut langsing Angel kembang kempis , lalu air pipisnya keluar . “ perih… perih… “ desahnya . Aku melihat air pipisnya yang kekuningan mengalir keluar dari vaginanya .

Setelah itu , ku julurkan lidahku menjilat vaginanya yang terluka , “ perih jangan perih “ . Rintih Angel. Vaginanya terasa perih terkena , air pipisnya.

Senang sekali rasanya , Perlahan Aku mamasukkan kembali penisKu , dan Aku meng-e-nt-o-t-nya , Aku menghentak kuat . Angel mengejang , mengeram . Kira kira 10 menit kemudian , Aku keluar . kembali spremaKu menyeprot keras rahimnya. Sambil membelai belai paha mulusnya , Aku menyaksikan spremaKu mengalir keluar dengan deras.

Tubuh Angel yang imut , tak bergerak . Aku sudah puas memperkosanya . Aku memakai kembali pakaianKu . Lalu celana dalam putih Angel Aku ambil , dan Aku memasukan dalam kantongKu .

Aku segera meninggal kan rumah penuh kenikmatan itu dan pergi ke tempat persembunyianKu . Beberapa saat kemudian , saat aku memandang dan menciumi celana dalam bekas Angel ,aku kembali dipenuhi hasrat baru.
 

©2009 Cerita Sex | by TNB